DP3A Prov Sulut

DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DAERAH

PROVINSI SULAWESI UTARA

Jl. 17 Agustus Provinsi Sulawesi Utara

+62 431-843333 - +62 431-865451

Kemenpppa

DP3AD Tingkatkan Kinerja Dalam Percepatan Pengarusutamaan Gender di Segala Bidang berita

DP3AD Tingkatkan Kinerja Dalam Percepatan Pengarusutamaan Gender di Segala Bidang

 

Selasa, 16 November 2021, bertempat di Grand Whiz Hotel Manado, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah (DP3AD) melaksanakan Kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan Kewenangan Provinsi. Hal ini merujuk dari Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah dimana Pengarusutamaan Gender Menjadi Salah Satu Sub-Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

5 (Lima) Arahan Presiden Republik Indonesia antara lain: Peningkatan Pemberdayaan Perempuan Dalam Kewirausahaan, Peningkatan Peran Ibu dan Keluarga Dalam Pendidikan/Pengasuhan Anak, Penurunan Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak, Penurunan Pekerja Anak, dan Pencegahan Perkawinan Anak.

Mewakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Prov. Sulut kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Lembaga Penyedia Layanan Pemberdayaan Perempuan Kewenangan Provinsi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Prov. Sulut Ir. Nelda Luntungan, M.Si sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan tersebut. “Perempuan-perempuan dapat menjadi inspirasi sejalan dengan kemampuan dalam mengolah pemerintahan yang efektif dan efisien walaupun dalam kenyataan saat ini masih sedikit perempuan yang memegang tampuk kepemimpinan pada jabatan-jabatan publik di negeri ini”. Ungkap Ir. Nelda. Sampai saat ini kecenderungan dominasi budaya patriarkis masih sangat kuat. Dominasi bisa muncul juga karena faktor-faktor struktur berupa kebijakan publik dan aturan organisasi yang belum ramah perempuan, anak dan keluarga.

 

Whats-App-Image-2021-11-15-at-18-38-41     Whats-App-Image-2021-11-15-at-18-38-40

Inpres Nomor 9 Tahun 2000 Tentang Pengarusutamaan Gender dalam pembangunan nasional, menegaskan bahwa tujuan pug adalah terselenggaranya perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan, evaluasi atas kebijakan dan program pembangunan nasional yang berprespektif gender dalam rangka mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Didalamnya juga terdapat sasaran pug yaitu, lembaga masyarakat, organisasi perempuan, organisasi swasta, profesi dan keagamaan.

Dalam upaya merealisasikan program dan kegiatan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Daerah Provinsi Sulawesi Utara khususnya program bidang pengarusutamaan gender, telah diupayakan melakukan pendekatan kebijakan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang antara lain adalah penguatan kelembagaan masyarakat peduli perempuan dan anak, peningkatan sarana dan prasarana pelayanan publik/masyarakat yang responsive gender dan ramah anak, sehingga peningkatan kapasitas bagi sumberdaya lembaga penyedia layanan baik dilevel provinsi maupun kabupaten/kota yang responsive gender benar-benar terealisasi dalam seluruh program dan kegiatannya.

Hadir juga sebagai Narasumber, dari Tokoh LSM IWAPI Ir. Meiske Kamagi dan Gerakan Perempuan Sulut Ibu Vivi George sedangkan untuk Peserta dari Unsur Kelurahan, Unsur Ikatan Bidan Sulut, Ikatan HIMPSI, Lansia, Bank BRI dan Organisasi Perempuan sebanyak 30 Orang.

 

Whats-App-Image-2021-11-15-at-18-38-41-1     Whats-App-Image-2021-11-15-at-18-38-43

 

Diharapkan melalui kegiatan akan meningkatkan komitmen dan kualitas  sumber daya manusia lembaga penyedia layanan bagi pemberdayaan perempuan yang berprespektif gender dalam segala bidang. Sehingga kaum perempuan  dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya yang maju dan mandiri serta meningkatkan kontribusi dan keikutsertaannya dalam pembangunan di berbagai sektor politik, sosial, ekonomi dan budaya, sekaligus dapat membuka dan memperluas kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan potensi dirinya serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya dan kualitas keluarga yang pada ujungnya perempuan benar-benar diberdayakan setara dan adil dengan laki-laki mulai dari segi akses, partisipasi, kontrol dan manfaat. (HumasDP3ADProv).